Testimoni Jaket Respiro Tourage Bro Nde

Ndesoedisi. Beberapa bulan yang lalu Nde mendapat hadiah kuis berupa sebuah jaket Respiro yang ada tulisannya One Heart dari Pak guru Gilar, sebelum Nde memenangkan kuis motogp seri Valencia. Nde sengaja menulis review jaket ini sekarang setelah digunakan di musim hujan.

Jaket Respiro berukuran M (sebetulnya kegedean buat Nde 😀 ) ini berwarna merah ada tulisannya One Heart di dada sebelah kanan, logo Proud To Be Honda Community di lengan kanan, dan logo Honda di lengan kiri.
new-picture-11Desain jaket ini casual dan stylish dengan jahitan rapi, untuk ukuran wong ndeso seperti Nde jaket ini cukup bisa menjadi pusat perhatian orang-orang disekitarnya, dijalan juga banyak rider yang melirik, dan dikantor banyak yang bertanya perihal jaket tersebut atau sekedar mengatakan wah jaketnya bagus ya ejiyeeeee 😎

Jenis bahan luar berupa polyester windproof berkemampuan 100%, benar-benar mampu menahan angin tidak masuk kedalam. Bagian leher juga mampu menutupi dengan sempurna. Ujung lengan bisa diatur menggunakan magic tape menjadi sangat fleksibel disesuaikan dengan ukuran lengan.
???????????????????????????????Kantong bagian dalam ada dua buah disebelah kiri dan kanan cukup untuk menyimpan benda-benda tipis seperti dokumen, tetapi kurang pas untuk menyimpan hp, lebih baik disimpan di saku luar yang dilengkapi dengan resleting.
???????????????????????????????Bahan bagian dalam yang terbuat seperti beludru yang lembut dikulit, membuat nyaman dan hangat sehingga sangat cocok dipakai riding di malam hari, tetapi akan terasa sangat gerah apabila dipakai didalam ruangan dengan suhu normal meskipun hanya dipakai selama beberapa menit saja.
???????????????????????????????Tidak adanya konstruksi untuk aliran udara membuat jaket ini sangat tidak direkomendasikan untuk menembus kemacetan disiang hari yang panas karena badan dijamin bakalan mandi keringat, tetapi untuk penggunaan di pagi hari untuk berangkat kerja dan sore hari ketika pulang kerja bisa dibilang masih cocok. Nde pernah mencoba mengetes jaket tersebut jam 14.00 dengan rute Karawang-Subang via Cikampek hasilnya terasa sangat gerah, akhirnya Nde mengakalinya dengan melonggarkan ujung lengan sehingga ada aliran udara yang masuk ke pergelangan tangan meskipun tidak sampai masuk ke badan.

Jenis bahan luar juga menyebabkan debu mudah menempel pada permukaan jaket jika digunakan di musim kemarau, sehingga harus sering dibersihkan agar tidak terlihat dekil & kotor.

Memasuki musim hujan, Nde mencoba mengetes kemampuan waterproofnya yang katanya mencapai 90% yaitu air masih bisa masuk melalui rembesan jahitan jika kondisi hujan sangat besar (sumber klik disini). Ternyata memang terbukti setelah Nde gunakan untuk riding sejauh kurang lebih 10km menembus hujan sedang, kondisi jaket bagian luar basah kuyup tetapi baju kerja yang tertutupi jaket tetap kering. Hanya saja Nde belum pernah mencoba menggunakan jaket tersebut untuk menembus hujan lebat, selain belum pernah ketemu hujan lebat diperjalanan, riding menembus hujan lebat juga berbahaya seperti artikel mang Jejen disini.

Satu-satunya kelemahan yang Nde temukan adalah resleting depan sering macet jika tidak pas memasangkannya, sehingga menyulitkan ketika sedang buru-buru, tapi bisa jadi hal ini hanya terjadi di jaket milik Nde saja dan Nde pun tidak perlu komplain karena jaket ini kan hadiah dari Pak Guru Gilar, masa sudah dikasih masih protes :mrgreen:

Sumber : http://ndesoedisi.com/2014/11/21/review-jaket-respiro-tourage-r1-6-ahm/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *