Wheel Story Season 3 Sampai di Negeri Pizza – Italy

mario iroth di italyITALY
Day 150-155, KM : 20.239

Hari ini di tempat saya camping suhu 4 derajat celsius, pegunungan hijau dan indah yang saya lewat kemarin sore sudah tampak putih dan gunung yang lain bahkan jadi putih semua, pohon pun tak tampak rupanya badai semalam hingga pagi tadi membawa salju.

Saya sekarang berada Vipiteno, sebuah kota kecil di Utara Italy. saya sudah pindah di cabin dilengkapi penghangat sebelum lanjut ke Austria besok pagi. Beberapa hari sebelumnya Venice atau Venezia kalo orang Italia bilang. Kota romantis ini ternyata berada di utara laut Adriatik dengan memiliki luas wilayah sekitar 412 Km persegi.

Kendaraan dilarang masuk di Venice termasuk motor saya, jadinya saya mencari tempat camping untuk parkir motor sekaligus ngecamp dulu sekitar 4 Km dari Venice lalu menumpangi bus hingga pintu masuk Venice dan mulai mengeksplore kota Venice dengan berjalan kaki. Transportasi utama di area kota ini adalah perahu dan kapal kecil dan biar lebih keren lagi bisa sewa Gondola atau perahu tradisional disini. Saya memilih jalan kaki saja karena banyak yang bisa dilihat disini dan kanal-kanal terhubung oleh jembatan. Sungguh kota tua yang indah dan tersusun rapi diatas air payau.

Sekarang penghujung musim panas, ribuan turis tetap memadati daerah wisata yang satu ini walau suhu udara berada sekitar 17 derajat selsius siang hari di Venice namun tetap ramai. Lanjut kami berkendara ke Pesaro. saya mengunjungi pabrik Benelli Motorcycle untuk melakukan service rutin motor, tak lupa mengunjungi museum Benelli di Pesaro dan juga berkendara motor di jalur Panorama dengan panjang sekitar 14 Km dengan banyak tikungan dan sepi karena berada di luar kota antara Pesaro dan San Marino. Ternyata tempat ini menjadi tempat main motor Valentino Rossi semasa remaja.

Selama berkendara di Italy kami bertemu beberapa pengendara dari berbagai negara di Eropa juga, melihat apparel Respiro Velocity R3.0 yang kami pakai, terlihat rapi dan sporti. cocok dengan tunggangan kami dan memiliki kelas. Pas riding pada suhu 15 – 20 derajat selsius pada speed 180 Km/h masih nyaman asal jangan lupa mengunci rapat-rapat resleting Jacket dan sisi kanan kiri celana. Tank Bag Respiro Journey juga tak banyak goncang pada high speed di high way. begitu juga Duffle Bag Respiro aman-aman saja. sekarang kami berada pada suhu 4-8 derajat selsius melewati pegunungan di dataran tinggi utara Italy ke Austria, sudah turun salju karena badai semalam. kami menginap dulu di camping ground dan menunggu cuaca besok lalu lanjut ke Muchen untuk perpanjang visa Schengen kami yang hampir habis.

Salam Journey!

Mario Iroth
Founder Wheel Story

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *